Langsung ke konten utama

Kolaborasi dan Inovasi Hadir di International TESOL Conference UKI 70


IKAFASAS - Kolaborasi dan inovasi adalah dua hal utama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecakapan berbahasa Inggris mahasiswa. Dalam hal ini, teknologi membantu guru dalam pengajaran bahasa Inggris khususnya di daerah terpencil di Indonesia yang juga terkena dampak globalisasi. Salah satu inovasi yang diterapkan pembelajaran bahasa Inggris adalah pengajaran dilakukan melalui ruang kelas virtual atau dengan platform online yang dirancang khusus untuk kebutuhan daerah tertentu.

Hal ini diutarakan akademisi Fakultas Sastra dan Bahasa (FSB) UKI, Dr. rer. Pol. Ied Veda Sitepu, S.S., M.A., selaku keynote speaker dalam ‘International TESOL Conference UKI 70’, yang diselenggarakan tanggal 15 – 17 November 2023 di UKI Cawang, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan FSB UKI bekerja sama dengan English Scholars Beyond Borders (ESBB), dalam rangka Dies Natalis Universitas Kristen Indonesia (UKI) ke 70.

“Sekolah di Indonesia terutama yang berada di area terpencil dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa dengan menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Mahasiswa perguruan tinggi khususnya Fakultas Sastra dan Bahasa menjalankan program magang dengan mengajar di sekolah area terpencil di Indonesia,” ujar Ied Veda Sitepu.

Wakil Rektor UKI bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama ini mengutarakan mahasiswa dapat juga menjalankan proyek individu untuk pemerintah daerah untuk membimbing guru bahasa Inggris di wilayah tertentu untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi bahasa Inggris dari para guru di sekolah.

Membuka jalannya konferensi internasional ini, Dekan FSB UKI, Susanne A.H. Sitohang, S.S., M.A menjelaskan konferensi ini membawa semua profesional TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languanges) dari penjuru dunia berbagi temuan penelitiannya dan mencari solusi terkait permasalahan pendidikan khususnya bahasa Inggris sebagai bahasa asing. 

“Konferensi ini juga bertujuan untuk mendukung kolaborasi dan inovasi pengajaran bahasa dan sastra Inggris pada masa kini dan masa depan,” kata Susanne.

Mewakili Rektor, Wakil Rektor UKI bidang Sumber Daya Manusia dan Hukum, Dr. Lisa Gracia Kailola, S.Sos., M.Pd. mengutarakan konferensi merupakan bukti keseriusan UKI untuk semakin berkiprah dalam dunia bahasa dan sastra Inggris baik di Indonesia dan dunia. 

“Melalui konferensi ini tentunya akan muncul ide-ide baru dan segar untuk membangun kolaborasi antar peserta konferensi. Kami percaya bahwa dengan berpartisipasi aktif dalam pertemuan akademis, seperti konferensi ini, para akademisi akan mengetahui temuan-temuan penelitian terkini dan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan kolega dan pakar dengan minat yang sama,” kata Lisa. 

Kepala UPT Kantor Urusan Internasional UKI, Asri Purnamasari, S.Pd., M.Ed. in TESOL., menjelaskan ada 103 pembicara yang merupakan perwakilan dari 22 negara dan wilayah Indonesia, Inggris, Australia, Taiwan, Jepang, Oman, Perancis, Vietnam, India, Turki, Thailand, Belgia, Serbia, Amerika. Uni Emirat Arab, Namibia, Jerman, Rusia/wilayah Irkutsk, Filipina, Bangladesh, Chili, Malaysia, Ukraina, dan Turkmenistan.

Sebanyak 203 peserta dari berbagai negara hadir secara online dan offline pada International Tesol Conference UKI 70. 

Dalam kesempatan ini,UKI dan ESBB melakukan penandatanganan kerja sama internasional untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas mahasiswa dan dosen dalam pengajaran dan penelitian. 

“Organisasi kami merangkul keberagaman dalam pendidikan dan penelitian bahasa Inggris untuk mendukung perkembangan mahasiswa. Dalam konferensi internasional ini, mahasiswa diharapkan bertanya dan berdiskusi kepada pembicara. Selain itu para pembicara dan peserta dapat membangun jaringan satu sama lain,” ujar CEO English Scholars Beyond Borders, Dr. Roger Nunn.

Konferensi ini menghadirkan keynote speaker antara lain Wakil Rektor UKI bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. rer. Pol. Ied Veda Sitepu, S.S., M.A.; Extraordinary professor, Departemen Pendidikan Bahasa, Fakultas Pendidikan The University of the  Western Cape, Bellville, Western Cape, Republic of South Africa, Dr. Sivakumar Sivasubramaniam; Emeritus reader, Carnegie School of Education, Leeds Beckett University, United Kingdom, Dr. Naeema B. Hann; Senior Lecturer & Course Coordinator MTeach (Primary and Secondary), School of Education University of New England Australia, Dr. Josh Matthews.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BRIN dan Jamur Cikuda Nusantara Sepakat Kembangkan Teknologi AMCS

IKAFASAS -  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Elektronika (PRE) – Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) telah mengembangkan teknologi   Autonomous Monitoring and Controlling System  (AMCS). AMCS merupakan perangkat yang berfungsi untuk melakukan pemantauan dan kendali terhadap kondisi lingkungan pertanian. Untuk mengetahui kinerja teknologi AMCS yang telah dikembangkan di lingkungan yang sebenarnya, PRE OREI – BRIN bermitra dengan PT Jamur Cikuda Nusantara. Di lahan budidaya jamur milik PT Jamur Cikuda Nusantara inilah, teknologi AMCS akan diterapkan. Kesepakatan antara kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Yusuf Nur Wijayanto selaku Kepala PRE dan Maria Ekaristi Sushintawati selaku Direktur Utama PT. Jamur Cikuda Nusantara di Gedung 124 KST BJ Habibie Serpong pada Rabu (29/5/2024). “Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok Riset  Secured Electronic Design  dengan PIC dari kerjasama ini ...

UKI dan CUCAS Perkuat Kerja Sama, Peluang Bisnis Kini di Depan Mata

Foto bersama UKI dan CUCAS IKAFASAS -   Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta baru saja menggelar pertemuan bersama dengan China’s University and College Admission System (CUCAS). Pertemuan tersebut digelar di Gedung Rektorat UKI, Jakarta, Jumat (19/7/2024). Agenda pertemuan itu adalah untuk memperkuat kerja sama antara UKI dengan CUCAS. Diharapkan, lewat kerja sama tersebut, SDM Indonesia akan semakin siap dan tangguh ketika akan bekerja pada perusahaan-perusahaan Cina yang akan segera berinvestasi di Indonesia. Dalam pertemuan, CUCAS diwakili Profesor Grand Wu yang membawahi bidang kerja sama antara Cina dan Indonesia. Sedangkan dari UKI, hadir antara lain Rektor UKI Profesor Dhaniswara Hardjono, Wakil Rektor Ied Veda Sitepu, Wakil Rektor Hulman Panjaitan, Dekan Fakultas Sastra dan Bahasa Susanne Sitohang, Dewi Sulistyowati Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, serta Ketua Ikatan Fakultas Sastra dan Bahasa (Ikafasas) UKI, Basilio Dias Araujo, yang saat ini juga di...

Catat, UKI Kampus Unggul: Kedepankan Kolaborasi Internasional

IKAFASAS - Berkaitan dengan pemberitaan pada salah satu media, pada Kamis, 21 Maret 2024, pukul 20.25 WIB dengan judul berita : “Termasuk UKI ? Ini Daftar 33 Universitas Terlibat Perdagangan Orang Modus Magang Mahasiswa di Jerman” (dengan melampirkan gambar bendera merah putih dan bendera Universitas Kristen Indonesia (UKI). Hal mana pemberitaan tersebut berawal dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri yang mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pengiriman program magang mahasiswa ke negara Jerman melalui program Ferienjob.  Berikut kami sampaikan klarifikasi kepada masyarakat: Kerja sama UKI dengan PT. Sinar Harapan Bangsa ditandatangani sebagai bagian dari program kerja sama UKI, namun kegiatan pengiriman mahasiswa tidak diteruskan karena surat edaran Dirjen Dikti Kemdikbudristek RI yang menyatakan progam tersebut dihentikan. Sebagai institusi Pendidikan Tinggi yang tunduk program pemerintah, UKI patuh pada surat edaran tersebu...